$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0

Menyiram Literasi di Ujung Desa: Dari Rumah Baca Hingga Tahfidz yang Menumbuhkan Harapan

BIMA, SENTRALNTB.ID - Gerakan literasi adalah upaya sistematis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya membaca dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Negara maju maupun berkembang selalu memulai langkahnya dari budaya literasi yang kuat. Jepang adalah salah satu contohnya. Di balik kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang masif, tersimpan kebiasaan membaca dan budaya belajar yang sudah mengakar sejak lama. 

Berdasarkan berbagai jurnal dan buku, dampak gerakan literasi di Jepang terlihat jelas pada *Restorasi Meiji*. Pada akhir abad ke-19, Jepang membuka diri dan secara agresif menerjemahkan buku-buku sains, ekonomi, dan militer dari Barat untuk memodernisasi negaranya. Langkah sederhana itu menjadi fondasi kebangkitan Jepang menjadi kekuatan dunia.

Negara lain seperti Finlandia, Norwegia, Swedia, China, Amerika Serikat, dan Korea Selatan juga menunjukkan hal serupa. Mereka membangun budaya baca sejak dini dan menjadikannya bagian dari identitas bangsa. Indonesia pun tidak ketinggalan. Gerakan literasi di tanah air terus berkembang melalui *Gerakan Literasi Nasional (GLN)* dan dukungan komunitas lokal. Tujuannya jelas: memperluas akses buku dan menumbuhkan minat baca masyarakat dari kota hingga pelosok desa.

Sebagai aktivis penulis, saya merasakan langsung ironi itu di daerah saya sendiri. *Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih rendah*, dan salah satu penyebabnya adalah terbatasnya akses terhadap informasi dan bahan bacaan. Infrastruktur jalan yang rusak, jarak kampung ke kota yang jauh, serta minimnya sarana pendidikan menciptakan ketimpangan akses informasi. Akibatnya, rantai ketertinggalan terus berlanjut dan membuat daerah ini semakin jauh dari daerah lain.

Keprihatinan itu mendorong saya memulai gerakan literasi baca-tulis pada tahun 2012 di wilayah *3T Kabupaten Bima*. Perjalanan dimulai dari ujung timur Sape hingga tembus ke ujung barat Kecamatan Tambora. Medan yang dilalui tidak mudah: jalan rusak, banjir, longsor, dan hujan deras sering menghadang. Namun, tidak sekali pun saya berpikir untuk mundur. *Fokus saya hanya satu: memastikan setiap anak memiliki hak atas pendidikan dan akses membaca yang layak.*

Mengembangkan potensi sumber daya manusia secara menyeluruh dan mengasah keterampilan hidup anak-anak pedalaman menjadi tujuan utama gerakan ini. Karena saya percaya, *perubahan besar sebuah bangsa selalu dimulai dari satu buku yang dibaca di sudut desa yang terlupakan.*


Dari John Wood, saya belajar bahwa memanusiakan manusia bisa dimulai dari buku. Ia mendirikan _Room to Read_, organisasi yang berhasil menginspirasi masyarakat di berbagai belahan dunia. Gerakan kecil itu kini berkembang menjadi gerakan literasi global yang hidup di tengah masyarakat.

Kisah itu menjadi energi besar bagi saya untuk menciptakan perubahan serupa di tanah kelahiran. Sejak 2015, komunitas baca mulai bermunculan di sejumlah desa di *18 kecamatan Kabupaten Bima*. Gerakan ini bahkan merambah ke sekolah-sekolah yang aktif menyemarakkan budaya baca.

Seiring tumbuhnya gerakan literasi di kampung, kelurahan, dan sekolah, saya rutin menyalurkan bantuan bahan bacaan setiap tahun. Bantuan itu disalurkan kepada pengelola komunitas baca maupun perpustakaan sekolah. Tidak berhenti pada buku, dukungan juga mencakup perlengkapan pendidikan seperti buku tulis, pulpen, tas, baju, dan sepatu sekolah, serta *buku Iqra dan mushaf Al-Qur’an.*

Gerakan ini menimbulkan banyak pertanyaan. “Kenapa bisa segede ini?” “Apa yang bikin orang-orang di desa mau ikut?” Jawaban saya sederhana: _berbaik hati, think big, make it happen,_ dan kekuatan jaringan. Pola pikir sehat itu yang menyalakan energi positif. Dari energi itulah lahir inovasi literasi yang menyebar cepat dan menghidupkan budaya baca di puluhan desa di Bima.

Dampaknya terasa nyata pada 2016. Bupati dan Wakil Bupati Bima beserta jajaran dinas hadir langsung di peluncuran *Rumah Baca Salahuddin Al Ayyubi* di Desa Bucu, Kecamatan Sape. Lebih dari seribu orang datang: kepala desa, kepala sekolah, kepala UPT, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, dan warga. 

Peluncuran itu jadi percikan api. Gerakan literasi merambat ke desa-desa lain di Kabupaten Bima. Dermawan mulai berdatangan, mendukung penuh dengan buku, perlengkapan, hingga dana. 

Dukungan kuat dari pemerintah, masyarakat, dan para dermawan membuka ruang inovasi tanpa batas. Pada 2017, saya menerima *Library Award* dari pemerintah daerah, provinsi, dan Kemenpora RI. Penghargaan itu bukan akhir perjalanan. Ia menjadi bukti bahwa ketika literasi dirawat dengan hati, dampaknya bisa melampaui batas desa. Namun, di balik itu muncul tantangan baru untuk terus melahirkan inovasi yang segar dan berkelanjutan.

Untuk menjawab tantangan itu, saya menyusun *blueprint gerakan literasi dengan prinsip SMART: _Specific, Measurable, Achievable, Relevant,_ dan _Time-bound_.* Kerangka kerja ini menjadi peta jalan dalam merancang program berikutnya.

Dari kerangka itulah lahir program *Peningkatan Kapasitas SDM Penggerak Literasi Desa*. Setiap bulan saya mengunjungi komunitas baca untuk membimbing, membina, dan memberikan pelatihan. Penguatan ini berjalan lebih dari dua tahun. Setiap kunjungan juga disertai penambahan buku untuk memperkaya koleksi pustaka para pegiat.

Program pengembangan ini sempat terhambat oleh keterbatasan buku. Namun, karena perencanaan yang matang, masalah itu bisa diatasi. Saya menerbitkan karya pribadi sebagai bahan bacaan inspirasi bagi para pegiat dan masyarakat. 

Beruntung, proses penerbitan mendapat dukungan dermawan yang membeli buku tersebut. Hasilnya didistribusikan ke komunitas baca dan perpustakaan sekolah. Inilah wujud nyata dari program *Peningkatan Kapasitas SDM Penggiat Pustaka Masyarakat dan Desa* yang terus berjalan. *Ketika Benih Literasi Mulai Berbuah*

Penguatan gerakan literasi akhirnya membuahkan hasil yang nyata, bukan hanya di atas kertas, tapi juga di panggung nyata.

Awalnya hanya pertemuan kecil di sudut desa. Kini, para penggerak literasi binaan saya sudah berdiri di forum daerah, provinsi, bahkan nasional. Dari yang dulu ragu memegang mikrofon, sekarang mereka tampil sebagai peserta dan narasumber dalam berbagai program strategis pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat.

*Rumah Baca Salahuddin Al Ayyubi* yang saya rintis sejak 2012 ikut tumbuh bersama mereka. Lembaga ini menerima penghargaan nasional dari *Perpusnas RI, Kemendes RI, Kemenpora RI*, dan lembaga lainnya. Kepercayaan itu terus mengalir. Saya sering diminta menjadi fasilitator literasi dalam agenda Pemerintah Provinsi NTB dan kementerian pusat, bahkan mendampingi staf kementerian saat menjalankan program langsung di desa.

Perjalanan ini tidak berhenti pada literasi umum. Dengan semangat yang sama, saya mendirikan *Yayasan Tahfidz Quran Salahuddin Al Ayyubi*. Tujuannya sederhana: agar anak-anak desa tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat secara spiritual. Di sini, mereka belajar membaca Al-Qur’an dengan tartil, menghafal, dan memahami maknanya. " Literasi dan tahfidz saya jalankan berdampingan, karena keduanya adalah cahaya yang saling menguatkan."

Rasanya seperti melihat pohon kecil yang dulu saya siram setiap hari, kini mulai rindang dan menaungi banyak orang. Dan selama masih ada anak yang mau membuka buku, selama masih ada hati yang mau menghafal ayat, saya akan terus berjalan. *Karena perubahan besar tidak pernah lahir dari keramaian, ia lahir dari kesetiaan pada hal-hal kecil yang dikerjakan dengan cinta.,(00"Tim),.Penulis: Pimp. Tahfidz Quran Salahuddin Al Ayyubi - SALAHUDDIN, S.Pd., S.D.


COMMENTS

Nama

2000,1,Antisipasi virus Coron,36,Antisipasi virus Corona,29,Apel gabungan,1,Awas Coron,3,Awas Corona,2,Bagi Masker,1,Bakti sosial,33,Bakti Sosial Korem 162/WB,3,Bakti Sosial Polda NTB,6,Bakti Sosial Polres Bima,8,Bakti Sosial Polres Dompu,11,Bakti Sosial Polsek kopang,1,Bakti Sosial Polwan NTB,1,Baktisosial,1,Balaraja,1,BANDAR,1,Bandar Judi online,2,Bandar Narkoba,2,Bandar Sabu-Sabu,3,Bandar Shabu,2,Bandara Narkoba,2,BANJIR,1,Bansos Polda NTB,1,Bantau Kemensos,1,Bantaun Sosial,2,Banten,2,Bantuan,1,Bantuan Pemdes Rabakodo,1,Bantuan sosial,18,Bantuan sosial Desa Sakuru,1,Batu Bara,20,Batu Bara Corona,1,Batubara,1,Bawaslu Kabupaten Bima,1,Belo Kabupaten Bima,1,BEM Jakarta,3,BEM: STIHM BIMA,2,Berarti Duka,1,Berita Duka,5,Bima,31,BIMA.,2,BPD,1,BPJS BIMA,1,Brimob Polda Ntb,1,Brimob Serang,1,Bupati,1,Bupati Bima,9,Bupati Bima Bantu tani Rabakodo,1,Bupati Kunker,2,Camat Woha,1,Cegah virus Corona,7,Cilegon,3,Cilogon,1,Corona,5,Dandim Dompu,1,Dandim Sumbawa,1,Danrem 162/WB,28,Darem,1,Demo,3,Demo Desa Roka,1,Demo Desa Tolouwi,1,Demo di Dompu,1,Demo Dompu,1,Demo Mataram,1,Demonstrasi di Bolo,1,Demonstrasi Di Tente,1,Desa Campa,1,Desa Diha Kab. Bima,2,Desa Dore,1,Desa Leu,3,Desa Ntonggu,3,Desa Padolo,1,Desa Rabakodo,1,Desa Roi,1,Desa Roi Cegah Wabah Covid -19,1,Desa Sakuru,3,Desa Sakuru antisipasi virus Coron atau Covid -19,1,Desa Talabiu,1,Desa tente,6,Desa Tente Kecamatan Woha,2,Desa Tonggondo,1,Diskusi,1,DKI,1,Domo Desa Runggu,1,Domo di sape,1,DOMPU,23,DOMPU Kempo,1,DOMPU.,1,Dompu. NTB.,2,Donor Darah Polres Dompu,1,DPR,1,DPRD Kab. Bima,1,Duka,3,Duka Desa Nata Kecamatan PaliBelo Kabupaten Bima NTB,1,Duka Polri,1,Ekomoni politik,1,Ekonomi,3,Ekonomi Tani,1,FC Bali FOR Amal,1,Foto,1,Foto Bupati Bima,1,Gotong Royong,1,Gotong Royong Desa Padolo,1,Gubernur NTB,2,Halal Bihalal,1,Himbauan virus Corona,1,Hj. Indah Damayanti Putri,1,HMI Dompu,1,Hukrim,153,Hukrim Polda NTB,69,Hukrim Polres Bima,8,Hukrim Polres Bima Kota.,1,Hukrim Polres Dompu,5,Hukrim Polres Kota Bima,1,Hukrim Polres Lobar,3,Hukrim Polres Sumbawa,10,Hukrim Polsek Belo,1,Hukum,213,Hukum dan Keriminal,25,Hukum Dan Kriminal,1,Hukum Polda Banten,1,Hukum Polda NTB,4,Hukum Polres Bima,11,Hukum Polres Bima Kota,5,Hukum Polres Dompu,38,Hukum Polres Lobar,3,Hukum Polres Sumbawa,14,Hukum.,3,Humas kabupaten Bima NTB,1,HUMAS Polri,3,Hut RI Ke-75,3,ilustrasi,1,IMM Bima,1,Jakarta,22,Jawa Timur,1,Jayapura,1,Judi dan Bandar Shabu,1,Judi togel,2,Jum'at Barokah,1,Jumat Berolah,1,Kab,3,KAB BIMA,2,kab Bima NTB,1,Kab. Bima,4,Kab. Bima.,1,Kabupaten Bima,4,Kabupaten Bima NTB,1,Kades Sakuru,2,Kampung Sehat,8,Kapolda Banten,2,Kapolda NTB,6,KAPOLRES,3,Kapolres Bima,4,Kapolres Lobar,4,Kapolres Sumbawa,1,KEDIRI,1,Kediri petani Sukses,1,Kesehatan,2,Kisman,1,KKN STIE Bima,1,KKN STIHM BIMA,3,KKN Stisip Mbojo,1,KODIM,1,KODIM Sumbawa Barat,1,Kodim 1607/Sumbawa,5,KODIM 1608/Bima,2,KODIM 1615/Lotim,3,KODIM 1628/ KSB.,8,Kodim 1628/ Sumbawa,3,KODIM Sumbawa,1,Kodim1628/KSB,1,Korem 162/WB,22,Korupsi PKMB Karoko Mas,2,Kota Bima,3,Kota Sekarang,2,Kota Serang,2,KPU,1,KPU Kabupaten Bima,1,KPUD Dompu,1,KSB,3,KSB NTB.,3,Kubupaten Bima Ntb,1,Kunjugan Panglima TNI,1,Kunker,3,Kunker Bupati Bima,9,Kunker Danrem 162/WB,5,Kunker Gubernur NTB,1,Kunker Polda Ntb,7,Kunker Polda NTB di Talabiu,1,Kunker Polres Dompu,2,Kupang,2,Labu Api,1,Labuapi,1,Laka,5,Laka Lantas Jalur Bima Sumbawa,1,Laka Lantas Lombok,1,Laka Lantas parado Tente,1,Laka Lantas Polda NTB.,1,Laka Lantas Polres Bima,1,Laka Lantas.,1,Lakalantas,3,Lembar,1,Lobar,1,Lomba Kampung Sehat,4,Lombok,17,Lombok Timur,3,Lombok Barat,18,Lombok NTB,1,Lombok Tengah,7,Lombok Timur,1,Lombok Utara,2,Lombok Utara NTB.,2,Lotara,1,Lunyuk,1,Luwu utara,3,Mabes Polri.,1,Mahasiswa,1,Makasar,1,Mataram,61,Mataram Ntb,17,Medan,1,MTQ,1,Muhamad Yunus,1,Nasional,1,NTB,2,NTB.,1,NTT,1,Olah Raga,5,Olahraga,1,Opgap Lantas,1,Opgap Malam,1,Opini,12,Oprasi Malam,1,Oprasi Narkoba,1,Panen Raya,4,Papua,1,PARODO,1,Pasar Tradisional,1,Patroli,1,Pelabuhan Sape Bima,1,Pelatihan Pemda Bima,1,Pemda Bima,12,Pemda Sumbawa Barat,1,Pemdes Baralau,3,Pemdes Desa Tente,1,Pemdes piong,1,Pemdes Roi,3,Pemdes Sakuru,6,Pemdes Tente,1,Pemdes waduwani,1,Pemerintah,1,Pemerintah kabupaten Bima,3,Pemkab,1,Pemkab Bima,9,Pemuda Tente,1,Pencuri,1,Pencurian di Pasar Tente,1,Pendidikan,10,Pendopo Bima,1,Penghijauan Dandim 1608-Bima,1,Penyakit Sosial,2,Peristiwa,46,Peristiwa Dompu.,7,Peristiwa Kabupaten Bima,4,Peristiwa Kabupaten Dompu,2,Peristiwa Laka Lantas,1,Peristiwa Lombok,1,Pertanian,1,Petanian,1,PGRI Kab. Bima,2,PKK. KAB,1,Pol Air Lobar,1,Polda Banten,49,Polda Ntb,74,POLDA NTB.,4,Politik,49,Politik Bima,4,Polre Dompu,1,Polres,2,Polres Bima,30,Polres Bima Cegah Covid,1,Polres Bima Kota,1,Polres Bima tienbai di TKP,1,Polres Dompu,71,Polres Dompu Bakti Sosial,2,Polres Dompu.,2,Polres Kota Bima,1,Polres KSB,3,Polres Lobar,11,Polres Lobar.,2,Polres Lombok Barat,5,Polres Lombok Tengah,1,Polres Lotar,1,Polres Mataram,4,Polres Sumbawa,23,Polres Sumbawa.,8,POLRES.,1,POLRES. KSB,1,POLRES. Lobar,1,Polri,4,Polsek Belo,1,Polsek Hu' u,1,Polsek Kempo,1,Polsek Lembar,1,Polsek Monta,1,Polsek Sekotong,2,Polsek Woha,2,Poltik,1,Poltik Bima,1,Porles Bima,1,Pos pemeriksaan Covid -19,1,Praya,21,PRAYA Kampung Sehat,1,Provinsi NTB,1,PS Woha,1,Rapat Bupati Bima Dengan DPRD.,1,Regional,2,Resmob Ntb,1,Ruma Duka Desa Talabiu,2,Rumah Duka,1,Runggu cegah virus Corona,1,Sape Lambu kab Bima,1,SE,1,Sektor Tambora,1,Serang,2,Serang Banten,1,Serba Serbi,1,Sergai,10,Sertijab,2,Sertijab Polres Bima,2,Silat,1,SKPD,1,SMA 1 WOHA,1,SMAN.1 WOHA,1,Solisasi PKH,1,Sosial,26,Sosial.,2,STIHM BIMA,1,STKIP. Taman Siswa,1,Sumatra Utara,1,Sumbawa,61,Sumbawa Barat,7,Sumbawa Besar,5,Sumbawa.,2,Sumut,2,Surabaya,1,TALABIU,1,Tangerang,1,Tangug Balai,1,Tanjung,1,Tanjung Balai,9,Tebing Tinggi,1,TENTE,1,Ternate,1,Tindak pidana pencurian,3,Tki ilegal,2,TMMD,1,TMMD Sumbawa,7,TMMD Sumbawa Barat,3,TNI Polri,1,Tokoh Woha,1,Tombora,1,Udayana,1,Virus Corona,4,Wisat Lombok,1,Wisata,2,Woha,1,
ltr
item
Sentral NTB: Menyiram Literasi di Ujung Desa: Dari Rumah Baca Hingga Tahfidz yang Menumbuhkan Harapan
Menyiram Literasi di Ujung Desa: Dari Rumah Baca Hingga Tahfidz yang Menumbuhkan Harapan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhygRu9Ql9isXt7XkoDLbHz0EzLkldNvNmlgdc5KKusMvC7ddVdKyyFqgpapVQ1x_ovcVG0Diex3q7AelIRcNLpgfHEiyvPqvcRtKPivqFpsApRslrSKA_tjXRDFgt-6741CzPjqIKpYQ_dkCOFbY4ITSrpPCLL8qe4qDGGd7aJrdBF913r64upimGEFf7O/s320/1000935720.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhygRu9Ql9isXt7XkoDLbHz0EzLkldNvNmlgdc5KKusMvC7ddVdKyyFqgpapVQ1x_ovcVG0Diex3q7AelIRcNLpgfHEiyvPqvcRtKPivqFpsApRslrSKA_tjXRDFgt-6741CzPjqIKpYQ_dkCOFbY4ITSrpPCLL8qe4qDGGd7aJrdBF913r64upimGEFf7O/s72-c/1000935720.jpg
Sentral NTB
https://www.sentralntb.my.id/2026/06/menyiram-literasi-di-ujung-desa-dari.html
https://www.sentralntb.my.id/
https://www.sentralntb.my.id/
https://www.sentralntb.my.id/2026/06/menyiram-literasi-di-ujung-desa-dari.html
true
696010528598227973
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content