$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0

Salah Diagnosis Disorot, Dialog GAKADA BIDOM Dorong Reformasi Pelayanan Kesehatan di NTB



Mataram, SentralNTB. Id – Dialog publik bertajuk "Diagnosis Berbeda, Nyawa Dipertaruhkan? Bedah Ilmiah Dugaan Ketidaksesuaian Diagnosis pada Pasien Rujukan dari Bima-Dompu ke RSUP NTB" yang digelar Gabungan Kawula Muda Bima Dompu (GAKADA) Pulau Lombok di Kedai Hang Out, Kota Mataram, Senin (3/8/2026) malam, menghadirkan berbagai pandangan dari kalangan pemerintah, legislatif, akademisi, dan pegiat kemanusiaan mengenai tantangan pelayanan kesehatan di Nusa Tenggara Barat.


Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. Asrul Sani, menegaskan bahwa dugaan ketidaksesuaian atau salah diagnosis dalam pelayanan kesehatan tidak dapat disederhanakan sebagai bentuk kelalaian ataupun kesengajaan tenaga medis. Menurutnya, proses penegakan diagnosis dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kondisi pasien hingga keterbatasan sarana penunjang.


"Kesalahan diagnosis bisa terjadi karena keterbatasan informasi yang diterima dokter atau tenaga medis. Bisa karena kendala bahasa, cara pasien menyampaikan keluhan, gejala yang belum lengkap, hingga adanya penyakit yang memiliki gejala sangat mirip," jelasnya.


Ia mengatakan, selain faktor komunikasi antara pasien dan tenaga kesehatan, keterbatasan pemeriksaan laboratorium, alat diagnostik, serta kompetensi sumber daya manusia juga menjadi tantangan yang terus dibenahi.


Meski demikian, dr. Asrul menegaskan seluruh tenaga medis bekerja berdasarkan kode etik profesi dengan tujuan utama menyelamatkan dan menyembuhkan pasien.


"Pada prinsipnya tidak ada niat tenaga medis untuk mencelakai pasien. Tujuan kami adalah menyehatkan dan menyembuhkan pasien," tegasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta second opinion atau pendapat medis kedua apabila masih terdapat keraguan terhadap hasil diagnosis, khususnya pada kasus penyakit yang kompleks.


Menurutnya, tantangan geografis yang dihadapi masyarakat Bima dan Dompu juga menjadi faktor penting dalam pelayanan rujukan.


"Jarak yang jauh, keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah, hingga informasi yang belum lengkap saat pemeriksaan tentu menjadi tantangan bersama yang harus terus diperbaiki," katanya.


Dalam kesempatan tersebut, dr. Asrul memaparkan data rujukan pasien ke RSUD Provinsi NTB sepanjang 2025 yang mencapai 309.104 kasus. Dari jumlah itu, Kabupaten Bima menyumbang 4.885 pasien (1,58 persen), Kota Bima 3.000 pasien (0,98 persen), dan Kabupaten Dompu 3.300 pasien (1,07 persen).


Sementara pada semester pertama 2026, tren rujukan masih relatif sama, dengan Kabupaten Bima mencapai 2.873 pasien (1,8 persen), Kota Bima 0,97 persen, dan Kabupaten Dompu 1,9 persen dari total pasien rujukan.


Ia menjelaskan, kasus rujukan terbanyak dari wilayah Bima-Dompu didominasi penyakit anemia, hipertensi, diabetes, kanker payudara, dan batu ginjal. Menurutnya, kondisi tersebut sejalan dengan fokus nasional Kementerian Kesehatan terhadap empat kelompok penyakit prioritas, yakni kanker, jantung, stroke, dan urologi.


Dalam pemaparannya, dr. Asrul juga menepis anggapan bahwa penerapan pola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) membuat rumah sakit pemerintah berorientasi bisnis.


"BLUD bukan berarti rumah sakit mencari keuntungan. Seluruh pendapatan pelayanan digunakan kembali untuk operasional rumah sakit, mulai dari obat-obatan, bahan medis habis pakai, listrik, air, pemeliharaan alat hingga pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.


Ia menyebut tingkat kemandirian keuangan RSUD Provinsi NTB kini telah mencapai sekitar 85 persen, sedangkan sekitar 15 persen masih mendapat dukungan Pemerintah Provinsi NTB, terutama untuk belanja pegawai.


Sementara itu, Anggota Komisi V DPRD Provinsi NTB, Nadira Alhabsy, menilai dugaan ketidaksesuaian diagnosis harus menjadi momentum memperbaiki sistem pelayanan kesehatan secara menyeluruh.


Menurutnya, persoalan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan tenaga medis, tetapi juga dipengaruhi keterbatasan fasilitas kesehatan, minimnya dokter spesialis, serta peralatan diagnostik yang belum memadai di sejumlah daerah.


"Hari ini yang kita pikirkan adalah kemaslahatan masyarakat Nusa Tenggara Barat, khususnya Bima dan Dompu. Persoalan ini memang harus dibenahi secara menyeluruh," ujarnya.


Nadira mengaku kerap menerima laporan dari masyarakat mengenai perbedaan hasil diagnosis antara rumah sakit daerah dan rumah sakit rujukan di Mataram.


"Saya sering menerima laporan di Dompu. Ada pasien yang didiagnosis usus buntu dan disiapkan untuk operasi. Tetapi setelah dirujuk ke rumah sakit provinsi, ternyata penyakitnya bukan usus buntu, melainkan penyakit lain. Ini menjadi perhatian serius," ungkapnya.


Ia menegaskan pemerintah kabupaten dan provinsi harus memperkuat sinergi dalam memperbarui alat kesehatan serta menambah jumlah dokter spesialis agar kualitas diagnosis semakin akurat.


Sebagai mitra RSUD Provinsi NTB, Komisi V DPRD NTB, lanjut Nadira, siap mendukung penguatan pelayanan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.


"Kami siap mendukung anggaran rumah sakit provinsi sepanjang digunakan untuk melengkapi sarana prasarana, memperbarui alat kesehatan, serta meningkatkan jumlah dan kompetensi dokter spesialis," tegasnya.


Ia juga membuka peluang lahirnya regulasi daerah yang mampu memperkuat standar pelayanan kesehatan sekaligus meminimalkan potensi kesalahan diagnosis di masa mendatang.


Selain itu, Nadira mengapresiasi keberhasilan RSUD Provinsi NTB dalam menyelesaikan persoalan utang rumah sakit serta menyatakan komitmennya terus membantu masyarakat Bima, Dompu, dan Kota Bima yang menjalani pengobatan di Mataram, termasuk melalui dukungan Rumah Singgah Endri Foundation dan pengadaan ambulans bagi daerah.


Berbagai masukan yang disampaikan narasumber maupun peserta menjadi refleksi bersama bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan memerlukan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, rumah sakit, tenaga medis, akademisi, legislatif hingga masyarakat.,(01"Red).

COMMENTS

Nama

2000,1,Antisipasi virus Coron,36,Antisipasi virus Corona,29,Apel gabungan,1,Awas Coron,3,Awas Corona,2,Bagi Masker,1,Bakti sosial,33,Bakti Sosial Korem 162/WB,3,Bakti Sosial Polda NTB,6,Bakti Sosial Polres Bima,8,Bakti Sosial Polres Dompu,11,Bakti Sosial Polsek kopang,1,Bakti Sosial Polwan NTB,1,Baktisosial,1,Balaraja,1,BANDAR,1,Bandar Judi online,2,Bandar Narkoba,2,Bandar Sabu-Sabu,3,Bandar Shabu,2,Bandara Narkoba,2,BANJIR,1,Bansos Polda NTB,1,Bantau Kemensos,1,Bantaun Sosial,2,Banten,2,Bantuan,1,Bantuan Pemdes Rabakodo,1,Bantuan sosial,18,Bantuan sosial Desa Sakuru,1,Batu Bara,20,Batu Bara Corona,1,Batubara,1,Bawaslu Kabupaten Bima,1,Belo Kabupaten Bima,1,BEM Jakarta,3,BEM: STIHM BIMA,2,Berarti Duka,1,Berita Duka,5,Bima,31,BIMA.,2,BPD,1,BPJS BIMA,1,Brimob Polda Ntb,1,Brimob Serang,1,Bupati,1,Bupati Bima,9,Bupati Bima Bantu tani Rabakodo,1,Bupati Kunker,2,Camat Woha,1,Cegah virus Corona,7,Cilegon,3,Cilogon,1,Corona,5,Dandim Dompu,1,Dandim Sumbawa,1,Danrem 162/WB,28,Darem,1,Demo,3,Demo Desa Roka,1,Demo Desa Tolouwi,1,Demo di Dompu,1,Demo Dompu,1,Demo Mataram,1,Demonstrasi di Bolo,1,Demonstrasi Di Tente,1,Desa Campa,1,Desa Diha Kab. Bima,2,Desa Dore,1,Desa Leu,3,Desa Ntonggu,3,Desa Padolo,1,Desa Rabakodo,1,Desa Roi,1,Desa Roi Cegah Wabah Covid -19,1,Desa Sakuru,3,Desa Sakuru antisipasi virus Coron atau Covid -19,1,Desa Talabiu,1,Desa tente,6,Desa Tente Kecamatan Woha,2,Desa Tonggondo,1,Diskusi,1,DKI,1,Domo Desa Runggu,1,Domo di sape,1,DOMPU,23,DOMPU Kempo,1,DOMPU.,1,Dompu. NTB.,2,Donor Darah Polres Dompu,1,DPR,1,DPRD Kab. Bima,1,Duka,3,Duka Desa Nata Kecamatan PaliBelo Kabupaten Bima NTB,1,Duka Polri,1,Ekomoni politik,1,Ekonomi,3,Ekonomi Tani,1,FC Bali FOR Amal,1,Foto,1,Foto Bupati Bima,1,Gotong Royong,1,Gotong Royong Desa Padolo,1,Gubernur NTB,2,Halal Bihalal,1,Himbauan virus Corona,1,Hj. Indah Damayanti Putri,1,HMI Dompu,1,Hukrim,153,Hukrim Polda NTB,69,Hukrim Polres Bima,8,Hukrim Polres Bima Kota.,1,Hukrim Polres Dompu,5,Hukrim Polres Kota Bima,1,Hukrim Polres Lobar,3,Hukrim Polres Sumbawa,10,Hukrim Polsek Belo,1,Hukum,213,Hukum dan Keriminal,25,Hukum Dan Kriminal,1,Hukum Polda Banten,1,Hukum Polda NTB,4,Hukum Polres Bima,11,Hukum Polres Bima Kota,5,Hukum Polres Dompu,38,Hukum Polres Lobar,3,Hukum Polres Sumbawa,14,Hukum.,3,Humas kabupaten Bima NTB,1,HUMAS Polri,3,Hut RI Ke-75,3,ilustrasi,1,IMM Bima,1,Jakarta,22,Jawa Timur,1,Jayapura,1,Judi dan Bandar Shabu,1,Judi togel,2,Jum'at Barokah,1,Jumat Berolah,1,Kab,3,KAB BIMA,2,kab Bima NTB,1,Kab. Bima,4,Kab. Bima.,1,Kabupaten Bima,4,Kabupaten Bima NTB,1,Kades Sakuru,2,Kampung Sehat,8,Kapolda Banten,2,Kapolda NTB,6,KAPOLRES,3,Kapolres Bima,4,Kapolres Lobar,4,Kapolres Sumbawa,1,KEDIRI,1,Kediri petani Sukses,1,Kesehatan,2,Kisman,1,KKN STIE Bima,1,KKN STIHM BIMA,3,KKN Stisip Mbojo,1,KODIM,1,KODIM Sumbawa Barat,1,Kodim 1607/Sumbawa,5,KODIM 1608/Bima,2,KODIM 1615/Lotim,3,KODIM 1628/ KSB.,8,Kodim 1628/ Sumbawa,3,KODIM Sumbawa,1,Kodim1628/KSB,1,Korem 162/WB,22,Korupsi PKMB Karoko Mas,2,Kota Bima,3,Kota Sekarang,2,Kota Serang,2,KPU,1,KPU Kabupaten Bima,1,KPUD Dompu,1,KSB,3,KSB NTB.,3,Kubupaten Bima Ntb,1,Kunjugan Panglima TNI,1,Kunker,3,Kunker Bupati Bima,9,Kunker Danrem 162/WB,5,Kunker Gubernur NTB,1,Kunker Polda Ntb,7,Kunker Polda NTB di Talabiu,1,Kunker Polres Dompu,2,Kupang,2,Labu Api,1,Labuapi,1,Laka,5,Laka Lantas Jalur Bima Sumbawa,1,Laka Lantas Lombok,1,Laka Lantas parado Tente,1,Laka Lantas Polda NTB.,1,Laka Lantas Polres Bima,1,Laka Lantas.,1,Lakalantas,3,Lembar,1,Lobar,1,Lomba Kampung Sehat,4,Lombok,17,Lombok Timur,3,Lombok Barat,18,Lombok NTB,1,Lombok Tengah,7,Lombok Timur,1,Lombok Utara,2,Lombok Utara NTB.,2,Lotara,1,Lunyuk,1,Luwu utara,3,Mabes Polri.,1,Mahasiswa,1,Makasar,1,Mataram,61,Mataram Ntb,17,Medan,1,MTQ,1,Muhamad Yunus,1,Nasional,1,NTB,2,NTB.,1,NTT,1,Olah Raga,5,Olahraga,1,Opgap Lantas,1,Opgap Malam,1,Opini,12,Oprasi Malam,1,Oprasi Narkoba,1,Panen Raya,4,Papua,1,PARODO,1,Pasar Tradisional,1,Patroli,1,Pelabuhan Sape Bima,1,Pelatihan Pemda Bima,1,Pemda Bima,12,Pemda Sumbawa Barat,1,Pemdes Baralau,3,Pemdes Desa Tente,1,Pemdes piong,1,Pemdes Roi,3,Pemdes Sakuru,6,Pemdes Tente,1,Pemdes waduwani,1,Pemerintah,1,Pemerintah kabupaten Bima,3,Pemkab,1,Pemkab Bima,9,Pemuda Tente,1,Pencuri,1,Pencurian di Pasar Tente,1,Pendidikan,10,Pendopo Bima,1,Penghijauan Dandim 1608-Bima,1,Penyakit Sosial,2,Peristiwa,46,Peristiwa Dompu.,7,Peristiwa Kabupaten Bima,4,Peristiwa Kabupaten Dompu,2,Peristiwa Laka Lantas,1,Peristiwa Lombok,1,Pertanian,1,Petanian,1,PGRI Kab. Bima,2,PKK. KAB,1,Pol Air Lobar,1,Polda Banten,49,Polda Ntb,74,POLDA NTB.,4,Politik,49,Politik Bima,4,Polre Dompu,1,Polres,2,Polres Bima,30,Polres Bima Cegah Covid,1,Polres Bima Kota,1,Polres Bima tienbai di TKP,1,Polres Dompu,71,Polres Dompu Bakti Sosial,2,Polres Dompu.,2,Polres Kota Bima,1,Polres KSB,3,Polres Lobar,11,Polres Lobar.,2,Polres Lombok Barat,5,Polres Lombok Tengah,1,Polres Lotar,1,Polres Mataram,4,Polres Sumbawa,23,Polres Sumbawa.,8,POLRES.,1,POLRES. KSB,1,POLRES. Lobar,1,Polri,4,Polsek Belo,1,Polsek Hu' u,1,Polsek Kempo,1,Polsek Lembar,1,Polsek Monta,1,Polsek Sekotong,2,Polsek Woha,2,Poltik,1,Poltik Bima,1,Porles Bima,1,Pos pemeriksaan Covid -19,1,Praya,21,PRAYA Kampung Sehat,1,Provinsi NTB,1,PS Woha,1,Rapat Bupati Bima Dengan DPRD.,1,Regional,2,Resmob Ntb,1,Ruma Duka Desa Talabiu,2,Rumah Duka,1,Runggu cegah virus Corona,1,Sape Lambu kab Bima,1,SE,1,Sektor Tambora,1,Serang,2,Serang Banten,1,Serba Serbi,1,Sergai,10,Sertijab,2,Sertijab Polres Bima,2,Silat,1,SKPD,1,SMA 1 WOHA,1,SMAN.1 WOHA,1,Solisasi PKH,1,Sosial,26,Sosial.,2,STIHM BIMA,1,STKIP. Taman Siswa,1,Sumatra Utara,1,Sumbawa,61,Sumbawa Barat,7,Sumbawa Besar,5,Sumbawa.,2,Sumut,2,Surabaya,1,TALABIU,1,Tangerang,1,Tangug Balai,1,Tanjung,1,Tanjung Balai,9,Tebing Tinggi,1,TENTE,1,Ternate,1,Tindak pidana pencurian,3,Tki ilegal,2,TMMD,1,TMMD Sumbawa,7,TMMD Sumbawa Barat,3,TNI Polri,1,Tokoh Woha,1,Tombora,1,Udayana,1,Virus Corona,4,Wisat Lombok,1,Wisata,2,Woha,1,
ltr
item
Sentral NTB: Salah Diagnosis Disorot, Dialog GAKADA BIDOM Dorong Reformasi Pelayanan Kesehatan di NTB
Salah Diagnosis Disorot, Dialog GAKADA BIDOM Dorong Reformasi Pelayanan Kesehatan di NTB
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvBuPU4P0J74sanceTepYhc06_NbUdO0ITXqCYsGlQtICWZxAjvW-cVkq1x9HA13sH0o-UHpiGLczRWPXxLNgGS2zcGJg9RfspubfFoappKCRzI0dq4umaOEVu2apGf2ASSpiyAbSaM_ioouQMLWEO1AJ9TjxWSjy_62sUpV1pl0GUS2rDvGt6FBUHj5Vb/w189-h335/1001094823.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvBuPU4P0J74sanceTepYhc06_NbUdO0ITXqCYsGlQtICWZxAjvW-cVkq1x9HA13sH0o-UHpiGLczRWPXxLNgGS2zcGJg9RfspubfFoappKCRzI0dq4umaOEVu2apGf2ASSpiyAbSaM_ioouQMLWEO1AJ9TjxWSjy_62sUpV1pl0GUS2rDvGt6FBUHj5Vb/s72-w189-c-h335/1001094823.jpg
Sentral NTB
https://www.sentralntb.my.id/2026/08/salah-diagnosis-disorot-dialog-gakada.html
https://www.sentralntb.my.id/
https://www.sentralntb.my.id/
https://www.sentralntb.my.id/2026/08/salah-diagnosis-disorot-dialog-gakada.html
true
696010528598227973
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content